Anggota DPRD yang pindah Parpol wajib mundur jika ingin mencalonkan diri kembali

Bandar Lampung– Anggota DPRD yang kembali mencalonkan diri namun dari partai politik yang berbeda wajib mundur dari jabatannya. Apabila partai politik asalnya tidak memproses PAW-nya, maka anggota DPRD itu wajib menyampaikan surat pengunduran diri dari partai politik asal.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI Nur Syarifah dalam bimtek pencalonan gelombang dua yang dilaksanakan, Senin – Selasa (21-22/05/2018) di Kabupaten Tangerang, Banten.

“Aturan ini ada di draft PKPU pencalonan yang saat ini tengah dilakukan uji publik. Anggota DPRD yang mencalonkan lagi tapi dari parpol berbeda, wajib mundur dari statusnya sebagai anggota DPRD. Ini follow up dari putusan MK,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, apabila Parpol tidak memproses PAW, Anggota DPRD itu harus membuat surat mundur dari Parpol asal. Proses PAW dari status sebagai anggota DPRD tersebut bisa tidak dilakukan jika tidak ada lagi calon pengganti di daerah pemilihan tempat dulunya ia mencalonkan diri.

“Proses PAW baru bisa tidak dilakukan jika tidak ada lagi calon di Dapilnya. Ini menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi oleh Bacaleg yang berstatus anggota DPRD tetapi mencalonkan dari parpol berbeda,” pungkasnya. (Ngabehi Kojay)

Leave a Reply