Pemuda Diharapkan Menjadi Motor Penggerak Terwujudnya Pemilu yang Demokratis

Bandar Lampung– Mahasiswa diminta untuk menjadi trigger bagi terciptanya Pemilu yang demokratis. Musuh utama Pemilu dewasa ini adalah praktek politik uang dan calon yang tidak berkualitas. Untuk itu para pemuda diharapkan perannya agar dapat mendeklarasikan Pemilu untuk calon yang berintegritas dan tolak politik uang.

Hal itu disampaikan Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri dalam diskusi publik peningkatan partisipasi dan pengembangan komunitas pemilih pemula yang diselenggarakan di Aula Fakultas Syariah UIN Lampung, Sabtu (21/10/2017).

“Pemuda harus menjadi motor penggerak bagi terwujudnya demokrasi yang substansial. Saat ini kita masih berada dalam masa transisi dan baru berhasil menyelenggarakan Pemilu secara prosedural,” jelasnya.

Selanjutnya mahasiswa sebagai bagian dari pemuda dapat menggagas suatu sikap terkait terwujudnya Pemilu yang demokratis dengan menggandeng seluruh elemen pemuda. Potensi pemuda berdasarkan data yang dirilis BPS pada tahun 2012, jumlahnya mencapai 245,14 juta jiwa atau sebesar 25,51 %.

“Apabila semua pemuda bersatu mendeklarasikan suatu pernyataan sikap, maka sudah pasti akan berpengaruh untuk membuat bargaining position agar Partai Politik selaku pelaku utama dalam Pemilu dapat menjembatani aspirasi dari para pemuda. Dewasa ini, para pemuda justru memiliki kecenderungan tidak peduli dengan Pemilu dan demokrasi,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Partai Golkar Kota Bandar Lampung Yuhadi menyampaikan harapannya agar para mahasiswa di lingkup UIN Lampung dapat berperan serta secara aktif dalam Pemilu. Peran serta minimal itu dapat dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

“Saya sebagai anggota DPRD Kota Bandar Lampung menyambut baik acara ini. Pemuda yang diwakili oleh mahasiswa harus menambah perannya secara aktif dalam pelaksanaan Pemilu karena Pemilu adalah sarana untuk menentukan calon pemimpin kita,” jelasnya.

KPU Kota Bandar Lampung menggelar diskusi publik ini dalam rangka program kegiatan Pusat Pendidikan Pemilih Mahan Demokrasi yang bertugas melakukan sosialisasi agar terwujud pemilih yang cerdas. Mahan demokrasi juga terbuka untuk dikunjungi oleh seluruh elemen masyarakat, termasuk di dalamnya elemen pemuda. (FEB)

Leave a Reply