Tuyono S.Sos Kasubbag Umum, Keuangan dan Logistik

Bandar Lampung– Tuyono, dari namanya saja sudah diketahui bahwa pria ini berasal dari suku Jawa. Ya, Tuyono merupakan pria kelahiran Desa Triwarno, Jawa Tengah pada tanggal 12 April 1963. Saat ini Tuyono menjabat sebagai Kasubbag Umum, Keuangan dan Logistik KPU Kota Bandar Lampung.

Karirnya di KPU Kota Bandar Lampung diawali pada tahun 2005 sebagai staf di Sub Bagian Umum, Keuangan dan Logistik selanjutnya pada tahun 2007 sampai dengan 2011 sebagai bendahara pengeluaran, lalu pada tahun 2012 berpindah menjadi staf di Sub Bagian Program dan Data. Tuyono diangkat menjadi Plt. Kasubag Umum, Keuangan dan Logistik menggantikan Almarhumah Hartina Alam, pada September tahun 2016 dan pada bulan Okober 2016, ia dilantik defenitif menjadi Kasubbag Umum, Keuangan dan Logistik.

Tuyono merupakan alumnus Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dengan Jurusan Admiistrasi Negara. Uniknya Tuyono merupakan salah satu mahasiswa yang diajar oleh Jainuddin yang kini menjadi atasannya menjabat sebagai Sekretaris KPU Kota Bandar Lampung.

“Saya menjadi salah satu mahasiswa Pak Sekretaris dulu waktu di Universitas Saburai. Lucu juga perjalanan karier saya ini. Setelah menjadi dosen saya, bertahun-tahun kemudian, beliau malah jadi atasan saya,” terangnya ketika diwawancarai reporter www.kpu-bandarlampungkota.go.id di ruang kerjanya, Senin (19/03/2018).

Ia memiliki 2 orang anak, anak sulungnya bernama Gilang Permana bekerja di bank Muamalah. Sedangkan putrinya yang bernama Sekar Pratiwi berumur 17 tahun dan sedang mengenyam pendidikan di Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dengan mengambil jurusan Perencanaan wilayah dan kota. Kedua putra dan putrinya itu merupakan buah hatinya dengan sang istri tercinta yang bernama Suryati.

Motto hidupnya sangat bijaksana, bekerja dengan jujur dan benar!

Pria yang hobi bermain voli dan terkenal disipin ini selalu datang ke kantor dengan tepat waktu dan itu sudah menjadi kebiasaannya sejak awal ia diangkat sebagai abdi negara. Kedatangannya lebih cepat di kantor itu, bukan hanya karena rumah yang berada tidak jauh dengan KPU Kota Bandar Lampung, namun itu merupakan suatu prinsipnya dalam bekerja harus menjadi orang yang disiplin.

“Saya datang ke kantor itu sebelum jam setengah 8. Ya jam 8 kurang itu saya sudah disini, karena ya sudah saya biasakan dari dulu. Saya berangkat pagi, kecuali ada halangan sampai saya harus datang terlambat, tapi kalau seperti itu saya lebih memilih izin saja dari pada harus adatang terlambat. Kalau kita berangkat lebih pagi lebih mudahkan kerjanya lebih fresh lagi kerjanya, bisa mengontrol kegiatan dan menyiapkan pekerjaan kita,” pungkasnya menutup wawancara.

Wahyu Nita Sari

Leave a Reply