Zainuddin Amali: “KPU Itu Tempat Untuk Disalahkan!”

Pekan Baru– Ketua Komisi II Zainuddin Amali mengungkap dalam Pilkada pasangan calon yang kalah selalu mencari tempat untuk disalahkan. KPU di daerah sebagai penyelenggara Pemilihan merupakan tempat untuk menumpahkan kesalahan. Oleh karena itu, untuk meminimalisir terjadinya praktek tersebut, perlu dipastikan bahwa seluruh penyelenggara Pemilu yang menyelenggarakan Pilkada bekerja dengan profesional.

“Calon yang kalah biasanya mencari tempat untuk menyalahkan. Nah, KPU itu tempat untuk disalahkan,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam Bimtek penghitungan suara dan rekapitulasi hasil penghitungan suara di Pekan Baru, Rabu (21/02/2018).

Solusinya adalah seluruh penyelenggara Pilkada wajib untuk paham betul dengan tahapan pemilihan yang dilaksanakannya. Bimbingan teknis merupakan solusi untuk menciptakan penyelenggara Pemilu yang profesional.

“Inisiatif KPU melakukan Bimtek ini perlu diapresiasi. Sebagian kisruh Pilkada selain disebabkan oleh calon yang tidak siap kalah juga mungkin dapat disebabkan oleh penyelenggara Pemilu yang kurang profesional. Bimtek adalah solusinya,” tegasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya meskipun penyelenggaraan Pilkada ini merupakan Pilkada serentak yang ketiga setelah Pilkada tahun 2015 dan tahun 2017, namun Pilkada tahun 2018 sangat spesial. Dari segi jumlah peserta, Pilkada 2018 melibatkan jumlah pemilih terbesar dan melibatkan 17 Provinsi.

“Pilkada 2018 sangat spesial karena melibatkan jumlah pemilih terbesar. Tantangannya pasti lebih besar. Tekanan dan paksaan pasti akan dihadapi di daerah,” katanya.

Zainudin menambahkan Pilkada tahun 2018 menjadi lebih spesial lagi karena dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden serentak tahun 2019. Seluruh mesin politik partai politik akan dikerahkan untuk memenangkan calon yang diusungnya sekaligus memanaskan mesin politik menjelang Pemilu nasional.

“Partai politik akan menjadikan Pilkada tahun 2018 sebagai ajang konsolidasi. Itu karena pelaksanaannya menjelang Pemilu legislatif dan Pemilu Presiden,” pungkasnya.

Fauzi Heri

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.