Dua Pengamen Jalanan Ramaikan Rapat Pleno Penentuan Nomor Urut

BANDAR LAMPUNG: Dua pengamen jalanan meramaikan Rapat Pleno Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Calon Walikota dan Wakil Walikota Bandar Lampung Tahun 2015, Rabu (26/8) malam di Ballroom Hotel Emersia, Bandar Lampung.

Dua pengamen jalanan tersebut yakni Ibenk dan Rino. Menurut mereka, bernyanyi adalah hal yang biasa.

Namun alangkah luar biasanya hal yang dirasakan oleh kedua pria ini saat bernyanyi bersama Ketua KPU Kota Banda Lampung Fauzi Heri dalam acara tersebut. Selain itu, ikut bernyanyi juga tiga pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung yang turut hadir dan sudah berada di panggung.

Ibenk dan Rino menyanyikan jingle Pilkada yang berjudul “Golput Bukan Pilihan” yang diciptakan oleh Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri.

Semua peserta yang hadir terlihat antusias mendengarkan kedua pria ini bernyanyi bersama ketua KPU.

Ketika acara bernyanyi bersama selesai, kedua pemuda ini masih berada di atas panggung dan ditemani MC Fika Ananda.

Fika bertanya kepada kedua pria ini mengenai harapan kepada pasangan calon walikota dan wakil walikota Bandar Lampung.

“Tak ada harapan yang muluk-muluk untuk calon walikota mendatang, hanya berilah kami wadah untuk berekpresi, menyalurkan bakat bagi kemajuan seni di Kota Bandar Lampung,” kata Ibenk.

Beberapa saat sebelum kedua pemuda ini bernyanyi di atas panggung, staf KPU bertemu kedua pemuda ini di depan sebuah toko buku di sekitaran Bandar Lampung tanpa disengaja, Rabu (26/8). Kemudian terjadi perbincangan yang cukup hangat.

Dan staf KPU berinisiatif untuk mengajak kedua pengamen jalanan tersebut bernyanyi dalam acara rapat pleno.

Namun ketika staf KPU mengajak bergabung untuk menyukseskan acara rapat pleno, sempat terlihat ada keraguan di wajah kedua pemuda ini. Selain itu juga, ajakan tersebut cukup mendadak serta waktu yang tersisa hanya empat jam sebelum acara rapat pleno dimulai.

Namun KPU coba meyakinkan kedua pemuda ini untuk bisa melakukannya dengan maksimal.

Akhirnya, kedua pengamen jalanan ini bersedia memenuhi permintaan staf KPU tersebut.

Dan terlihat, saat beraksi di atas panggung serta dihadiri para calon walikota dan wakil walikota, penampilan mereka mendapat tepuk tangan meriah.

Saat ditemui usai acara rapat pleno tersebut, mereka merasa terkesan dan seolah-olah tidak percaya dengan kejadian tersebut. Karena menurut Rino dan Ibenk, mereka hanyalah pengamen jalanan.

“Terima kasih Mas Rio dan Mas Ari, ini bagai mimpi. Padahal setelah aku ingat-ingat mimpi apa ya aku semalam. Tapi sepertinya enggak ada (mimpi),” kata Rino yang masih tidak percaya dengan apa yang baru saja dialami saat ditemui oleh staf KPU, Rio dan Ari.

Ibenk pun dalam perbincangan itu turut memperkenalkan alat musik miliknya, yakni flute, merupakan alat musik tiup seperti seruling.

Menurut Ibenk, flute ini merupakan alat musik yang sudah lama diinginkan.

Dirinya bercerita, berawal dari melihat konser musik di televisi ada salah satu pemain musik yang memainkan flute tersebut.

“Saya lihat indah banget bentuknya, dan suaranya itu loh yang membuat aku tambah bertekad ingin memilikinya,” ujar Ibenk.

Untuk itu, calon Sarjana Seni ini pun berusaha keras untuk mencari uang demi memiliki alat musik tersebut.

Selain untuk membiayai hidupnya, uang yang didapatkannya dari hasil mengamen pun disisihkan untuk membeli alat musik ini. “Jadi ya saya harus kerja ekstra,” katanya.

Harga alat musik flute yang diinginkan tersebut seharga Rp1.500.000.

Namun tak lama kemudian, si penjual alat musik flute tersebut menurunkan harga alat musik ini. Mendengar hal tersebut, Ibenk bersuka cita.

Harga flute diturunkan menjadi Rp700.000. Sehingga Ibenk tidak terlalu lama untuk memiliki alat musik yang didambakan tersebut.

Mengakhiri perbincangan, Rino kembali mengucapkan terima kasih kepada KPU Kota Bandar Lampung yang sudah mengajaknya di acara rapat pleno tersebut. Karena menurut Rino dan Ibenk, mereka hanyalah pengamen jalan yang mencari nafkah di rumah makan dan warung-warung tenda di sekitaran Saburai, Bandar Lampung.

“Sekali lagi terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada kami, mudah-mudahan ini awal kesuksesan kami dan kita semua,” kata Rino. (ARFA)

Leave a Reply