Fauzi Heri

“Teman abadi adalah berteman dengan aturan!”

Ungkapan di atas menjadi  slogan yang selalu dipegang teguh oleh pria yang lahir di Bandar Jaya, Lampung Tengah, tanggal 18 Oktober 1974 ini. Fauzi merupakan alumnus Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia, Jakarta, fakultas teknik elektro.

Hidup di Jakarta berlatar belakang pendidikan teknik elektro,  tidak membuat bungsu dari empat bersaudara ini enggan menggeluti profesi berbeda. Setamat kuliah, ia bekerja sebagai reporter di Televisi Pendidikan Indonesia untuk wilayah Lampung. Pada tahun 2003, Fauzi pindah kerja, menjadi koresponden Indosiar di wilayah Lampung dan Bengkulu.

“Ya tetap sesuai dengan latar pendidikan saya. Kan saya bekerja di media elektronik sesuai dengan dong dengan pendidikan saya di teknik elektro,” candanya.

Pada tahun 2007, Fauzi terjun ke dunia kepemiluan, dengan menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pada pemilihan Bupati Tulang Bawang. Berbekal pengalaman itu, Fauzi mendaftar sebagai Panwaslu di Kota Bandar Lampung, dan terpilih menjadi ketua. Dia menjadi Panwaslu pada tahun 2008, untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung.

Sukses menunaikan tugas sebagai Panwaslu, dia lalu mendaftar dan dilantik sebagai anggota KPU Kota Bandar Lampung pada Desember 2008. Pada tahun 2010, ia dipercaya menjadi ketua KPU Kota Bandar Lampung hingga periodesasi jabatannya berakhir.

Fauzi kembali mendaftarkan diri menjadi komisioner KPU Bandar Lampung periode 2014-2019. Setelah dilantik, dia terpilih menakhodai KPU Kota Bandar Lampung untuk periode yang kedua.

Suami Mastita ini, kini tengah merampungkan penulisan skripsi di Fakultas Hukum Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai. Pada tahun 2014 dia mendaftar sebagai mahasiswa Program Pasca Sarjana Magister Hukum di Universitas Bandar Lampung. Berdasarkan prediksinya – jika tidak ada aral merintang – tahun 2015, Fauzi akan meraih gelar sarjana hukumnya, dan pada tahun 2016 akan meraih gelar magister hukum.

Di KPU Bandar Lampung, selain menjadi ketua, Fauzi dipercaya menjadi ketua divisi hukum dan pengawasan, serta menjadi Korwil Kecamatan Teluk Betung Utara, Teluk Betung Barat, Teluk Betung Selatan dan Teluk Betung Timur.

Leave a Reply